Thursday, November 27, 2014

Selamat Malam Mentari

selamat dari segala terik
walau tak dapat di milik.

malam ini penamat
walau pahit terlalu pekat.

mentari sudah sampai senja
walau masih banyak mahu bicara.

selamat malam mentari.
aku tahu kita bakal berdiam kembali.

Tuesday, November 25, 2014

Seperti Aku Katakan

seperti aku katakan
yang benar.

mentari sedang dikongsi--
semua mahu dia.

dia terlalu umum untuk di milik.
dia terlalu umum di milik.
dia terlalu di milik.
dia di milik.

di mana aku bertempat--
di mana aku berpetah--
di mana aku akan dengar nama kau untuk di puji-puja.

kau terlalu umum
hingga aku perlu diam.

Monday, November 24, 2014

Bikin Mentari

dalam tempoh ini--
aku sudah semakin berjaya.

bikin mentari enggan lihat aku
bikin mentari muak balas lihat aku
bikin mentari tak mau berpetah dengan aku
bikin mentari cukup malas berhadapan aku
bikin mentari sudah tidak akan di sisi aku

mentari sudah sedia membenci aku seluruhnya.

terima kasih untuk setiap satu satunya yang berjaya bikin dia membenci aku.

Thursday, November 20, 2014

Sekali Dengan

aku mau jauh dari mentari
tapi tak terdayakan.

setiap mau aku dihimpunkan--
menjadi sebuah kumpulan--
dia sekali dengan aku.

itu kalau jelas mentari sedar.

Sunday, November 16, 2014

Mentari Untuk Laila - 16 November 2014

takkan mungkin mentari jadi milik laila
sungguh terang jelas mata

genap lebih dari setahun jalan;
satu patah pun perkataan--
tak pernah terbinakan
melalui setiap pertemuan

kali ini-- paling dekat
minit dan saat
bercantum rapat rapat
paling mendekat

lihat sini siapa di tepi aku
mentari di tepi aku

panas sekali pun aku genggam mentari
sebab kali ini
aku tak mau dia pergi
aku mau dia di sisi

namun aku nyatakan sekali lagi
ingat ini--
laila dan mentari
takkan pernah selari

mentari hanya bisa
berganding dengan laila
hanya beralaskan bulan sahaja.



aku tak tertahukan macam mana aku mau ungkap lagi.
sebab mentari terlampau umum untuk semua
dan tiada istimewanya aku untuk dilihat mentari.